Stigma sagu sebagai makanan ekonomi kelas bawah, menurutnya harus dihilangkan, sebab makanan asli Indonesia timur itu nyatanya mengandung beragam manfaat.
Diharapkan hasil riset tak hanya berhenti di meja perpustakaan, melainkan dapat dimanfaatkan menjadi inovasi oleh dunia usaha dan masyarakat.
Menristekdikti berharap konsep pengisian ulang baterai Gesits tak ubahnya seperti pembelian tabung gas elpiji yang sudah familiar di masyarakat.
Mohamad Nasir menyebut, dewasa ini perekonomian nasional sebagian besar masih berbasis pada sumber daya alam semata.
Nasir melibatkan sejumlah perguruan tinggi untuk mengambil peran penting dalam rangka mendukung percepatan normalisasi
Hal ini seiring dengan perubahan instrumen akreditasi dari sebelumnya input dan proses, menjadi output dan outcome.
Mohamad Nasir meminta rektor mengawasi pelaksanaan orientasi pengenalan kampus (ospek) di perguruan tingginya masing-masing
Sementara pendidikan Indonesia dewasa ini membutuhkan output yang sebaliknya.
Pemerintah pusat menyerahkan mekanisme tersebut kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti)