Venezuela siap meningkatkan produksi minyaknya sebesar 400.000 barel per hari, untuk membantu menggantikan minyak Rusia.
Mantan pemimpin geng pemberontak Kolombia, Farc, tewas dalam penyergapan di Venezuela. Hernán Darío Velásquez, yang dijuluki El Paisa, ditembak mati di negara bagian Apure, Venezuela.
Pengiriman tersebut merupakan bagian dari kesepakatan PDVSA dan mitranya Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC), yaitu menukar kondensat Iran dengan minyak mentah Merey Venezuela.
Pengumuman itu dibuat oleh legislator partai Sosialis Jorge Rodriguez, yang mengepalai tim perunding pemerintah. Rodriguez mengatakan pemerintah Venezuela tidak akan menghadiri pembicaraan yang akan dimulai pada Minggu.
Pusat Imunologi dan Bioteknologi Genetik Kuba juga mengumumkan bahwa pengiriman awal vaksin Abdala dikirim ke Venezuela selama akhir pekan.
Data ini mirip dengan tingkat vaksinasi yang dilacak oleh Our World in Data, yang menunjukkan 21 persen menerima setidaknya dosis pertama dan 12 persen divaksinasi penuh.
Perwakilan dari kedua belah pihak menandatangani kesepakatan pada Jumat di Mexico City, secara resmi meresmikan dimulainya dialog yang dimediasi oleh Norwegia dan diselenggarakan oleh pemerintah Meksiko.
Pada Mei lalu, oposisi mengubah strategi dan menunjukkan kesediaannya untuk kembali bernegosiasi untuk menyelesaikan krisis politik di anggota OPEC Venezuela.
Insiden itu terjadi ketika militer Kolombia dan AS mengambil bagian dalam latihan di dekat garis pantai Karibia Venezuela.
Wakil Presiden Delcy Rodriguez dalam siaran televisi pada Kamis mengatakan pemerintah tidak mampu membayar sisa US$10 juta karena empat operasi telah diblokir.