Sistem bioflok merupakan salah satu teknologi budidaya ramah lingkungan berkonsep ekonomi biru.
Penerapan ekonomi biru dalam perikanan budidaya melalui penerapan inovasi dan teknologi harus memperhitungkan keseimbangan antara dampak ekonomi dan dampak ekologi.
Menurut data Maluku Dalam Angka 2021 yang diterbitkan BPS, produksi perikanan budidaya daerah ini pada tahun 2019 mencapai lebih dari 620 ribu ton.
Dengan kehadiran embung, petani di Sorong semakin meraup untung, lantaran budidaya pertanian dan peternakan mereka berkembang semakin pesat.
Riset yang paling dibutuhkan saat ini menurutnya ada di perikanan budidaya.
Para petani merasakan keuntungan yang cukup besar dari semua proses budidaya jagung.
Keunggulan yang ditawarkan oleh sistem bioflok ini, mampu menampung padat tebar yang tinggi, efisien dalam penggunaan pakan dan air, serta dapat memaksimalkan penggunaan lahan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan terus memperkuat pengawasan budidaya lobster.
Iklim dapat pula bermanfaat pada pengelolaan OPT, seperti ramalan musim sebagai pemilihan varietas tanaman yang cocok dengan kondisi lingkungan tertentu.
Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen mempermudah perizinan ekspor dan memfasilitasi peternak untuk tetap eksis dan meningkatkan skala usaha budidaya ayam.