Selama hampir dua dekade terakhir, Duta Bahasa telah melahirkan ribuan generasi muda yang menjadi garda depan pemartabatan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penguatan citra bahasa Indonesia di dunia internasional.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menyelenggarakan diseminasi pengembangan bahasa melalui program Kamus Masuk Sekolah dan Bineka Keliling di sejumlah sekolah di Jakarta.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus menjadi ujung tombak dalam mencetak generasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing global.
Menteri Mu’ti menegaskan bahwa implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat mendorong para murid untuk menjadi generasi Indonesia yang kuat dan hebat.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi utama tumbuh kembang generasi Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengajak generasi muda menguasai kecerdasan artifisial (KA), di tengah pesatnya laju perkembangan teknologi digital.
Lestari Moerdijat: Generasi Cerdas Tentukan Daya Saing Bangsa di Masa Depan
Upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) untuk membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter harus terus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk dengan menggandeng organisasi masyarakat (ormas).
Buku karya Candra Darusman dan Agung Setiyo Wibowo itu ditujukan khusus bagi generasi muda Indonesia
Indonesia terancam menghadapi bonus demografi yang mengkhawatirkan, meski sudah berusia 80 tahun.