Literasi harus dipahami sebagai kemampuan menciptakan berbagai kreativitas penciptaan produk barang/jasa yang tumbuh dari kebiasaan membaca.
generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet pembangunan, anak-anak harus rajin membaca dan membuka wawasan
Harapan terhadap generasi muda, dengan membaca mereka memiliki pengetahuan sejarah yang memadai
Negarawan yang kuat dipenjara asal ada buku
pemimpin bangsa sebelum meraih kemerdekaan, tidak sibuk mengumpulkan harta dan persenjataan, tapi mereka sibuk membaca buku
Gus Jazil mengaku sangat senang membaca salah satu kitab karya Syekh Nawawi yakni Tafsir Marah Labid.
Bunda Literasi memiliki tugas penting untuk mempromosikan serta meningkatkan kegemaran membaca masyarakat Kota Medan demi membangun kepedulian terhadap perpustakaan
Perpusnas melakukan kajian aktivitas membaca masyarakat Indonesia. Hasilnya, mendapatkan angka yang cukup tinggi yakni rata-rata 9 jam 52 menit per pekan.
Membaca dan menulis diyakini akan menciptakan peradaban baru, karena menulis dan peradaban tidak dapat dipisahkan.
Perpustakaan Nasional sebagai lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas di bidang perpustakaan, berupaya melakukan pengembangan, pembinaan, dan kegemaran membaca untuk pengembangan budaya literasi.