Kebijakan Pemerintah melalui Kimia Farma memberikan layanan vaksinasi mandiri berbayar dalam program Vaksin Gotong Royong mendapat kritik pedas dari masyarakat. Program ini dinilai bertentangan dengan janji presiden yang akan menggratiskan vaksin untuk seluruh rakyat Indonesia.
Kalangan dewan menolak rencana Pemerintah menyediakan layanan vaksin berbayar. Pemerintah seharusnya memberikan layanan gratis kepada semua masyarakat dalam kondisi darurat seperti ini, bukan malah menambah beban masyarakat.
Peneliti Senior Asosiasi Promosi Pertukaran Ekonomi dan Teknologi Internasional Korea Utara (Korut), Kang Hyon Chol menyebut bantuan kemanusiaan Amerika Serikat (AS) ibarat `Udang di Balik Batu`.
pemberian vaksin secara gratis kepada masyarakat secara masif terus dilakukan.
Foxconn Taiwan dan TSMC mengklaim telah mencapai kesepakatan untuk membeli 10 juta dosis vaksin Covid-19 asal Jerman, BioNTech SE. Pembelian itu memakan biaya hingga US$350 juta.
Pemerintah Taiwan mencoba selama berbulan-bulan membeli vaksin langsung dari BioNTech dan menyalahkan China, yang mengklaim pulau itu sebagai wilayahnya sendiri, karena menggagalkan kesepakatan yang akan ditandatangani kedua pihak awal tahun ini.
pihaknya akan mulai menawarkan dosis ketiga vaksin Pfizer Inc kepada orang dewasa dengan sistem kekebalan yang lemah
China memimpin penghitungan global dengan lebih dari 1,37 miliar suntikan, diikuti oleh India dengan 376,32 juta.
Dorongan vaksin itu mendapat tanggapan cepat dari Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) AS dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dengan mengatakan bahwa orang Amerika tidak membutuhkan booster saat ini.