"KPK telah komunikasi dengan POM TNI terkait keterlibatan oknum TNI," ucap Agus Rahardjo di Gedung KPK Jakarta, Kamis (15/12). Sayangnya Agus enggan mengungkap identitas oknum tersebut.
Hasilnya Ahok-Djarot berada di urutan pertama dengan 31,8 % responden memilihnya. Menyusul di belakangnya pasangan Agus-Sylvia dengan dukungan 26,5 %
Ketua KPK, Agus Rahardjo membenarkan OTT tersebut. Dia juga tak menampik salah satu pihak yang dicocok merupakan pejabat pada sektor kelautan.
Selain Dian, dua orang terduga teroris lainnya adalah Nur Solihin dan Agus Supriyadi.
Pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo bahwa ada indikasi korupsi di Pilkada Banten menuai polemik.
Dikatakan Agus, komisioner akan melihat satu per satu kasus-kasus lama yang ada sebelum pimpinan jilid IV menjabat.
Sayangnya, Agus tak merinci lebih lanjut soal sangkaan terhadap Taufiqurahman.
Menurut Agus dugaan rasuah oknum itu ditindaklanjuti. KPK sendiri, kata Agus, ikut memantau proses tersebut. "Mereka diproses. KPK memonitor saja," ungkap A
Lembaga superbody ini telah menditeksi keberadaan Eddy. Namun, enggan mengungkapnya. "Ngga perlu saya laporkan ke anda dulu dong," imbuh Agus.
Disisi lain, diakui Agus, pihaknya akan berhati-hati dalam menindaklanjuti temuan BPK