Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa impor beras atau pangan tidak haram asal memenuhi beberapa persyaratan. Di sisi lain Bamsoet juga merasakan kegelisahan di masyarakat terkait masih adanya impor beras ke Indonesia.
Muhaimin Iskandar meminta pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) menghentikan impor beras
Komisi IV DPR mempertanyakan kinerja Menteri Perdagangan (Mendag) dengan Menteri Pertanian (Mentan) terkait neraca beras di tanah air.
Komisi VI DPR menyebut data yang dimiliki Kementeria Perdagangan (Kemenag) terkait ketersediaan beras di tanah air hanya omong kosong alias tidak akurat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah beras di tanah air saat ini mencapai 2,5 juta ton. Jumlah beras tersebut masih mencukupi bagi kebutuhan pangan nasional.
Pemerintah melalui kementerian perdagangan kembali melakukan adanya tambahan impor beras sebanyak 500.000 ton dari Vietnam dan Thailand. Hal itu diputuskan dalam Rapat Koordinasi di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, impor beras atau pangan tidak haram asal memenuhi beberapa persyaratan.
Saat ini, BKP, sudah membuka 235 Toko Tani Indonesia (TTI), di seputaran Jabodetabek, sedang kios TTI, ada di 11 Pasar.
Pasokan dan distribusi beras di Pasar Induk Beras Cipinan (PIBC), terpantau melebihi pasokan normal, rata-rata, 3500 hingga 4000 ton, setiap hari.
Saat ini suplai beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) di atas 44 ribu ton atau hampir dua kali lipat dari standar yang diberlakuka.