Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tiba di Pangkalan Angkatan Udara Dover pada Minggu (29/8), untuk menghormati anggota militer yang tewas dalam serangan bom bunuh diri, selama evakuasi warga sipil dari Afghanistan pekan lalu.
Militer Suriah membombardir kantong pemberontak terakhir di kota Deraa pada Minggu (29/8). Serangan itu menewaskan sedikitnya enam orang, dalam salah satu serangan paling mematikan.
Serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) pada Minggu (29/8), menghantam salah seorang pembom bunuh diri di sebuah kendaraan, yang bertujuan menyerang bandara Kabul.
Taliban meminta bantuan teknis kepada Turki untuk menjalankan bandara, tetapi menuntut agar militer Ankara ditarik hingga batas waktu akhir 31 Agustus 2021.
Ratusan ribu Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh selama operasi militer pada 2017. Pengungsi mengeluhkan diskriminasi dan perlakuan buruk di negara yang tidak mengakui mereka sebagai warga negara.
Pasukan Kanada di Kabul mengakhiri upaya evakuasi bagi warga mereka dan warga Afghanistan pada Kamis (26/8), menjelang tenggat waktu 31 Agustus yang diberikan kelompok Taliban yang kini menguasai pemerintah.
Pemerintah Jepang akan mengirim sebuah pesawat militer ke Afghanistan pada Senin (23/8), untuk membawa kembali warganya.
Sebuah pernyataan militer mengatakan pasukan di sepanjang perbatasan Gaza diperkuat dengan unit tambahan setelah evaluasi situasi keamanan di daerah tersebut.
Padahal PBB dan sejumlah negara telah mendesak ASEAN, yang beranggotakan 10 negara termasuk Myanmar, untuk memulihkan stabilitas melalui diplomasi.
Kedutaan Besar (Kedubes) Iran di ibu kota Afghanistan, Kabul, tetap beroperasi, sehari setelah Teheran mencibir kegagalan militer Amerika Serikat (AS) di negara tersebut.