Presiden Turki Recep Tayip Erdogan mengecam perlakuan pemerintah Myanmar terhadap Muslim Rohingya.
Tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar menyita perhatian dunia Internasional. Fraksi PKB misalnya, mengutuk keras pembantaian warga muslim Rohingya oleh militer Myanmar.
Masyarakat Profesional Bagi Kemanusian Rohingnya datang untuk mendesak rezim militer dan sipil Myanmar menghentikan kekerasan dan genosida pada etnis Rohingya.
Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa juga telah memberi kesimpulan bahwa militer Myanmar melakukan penyiksaan hingga pemerkosaan terhadap warga Rohingya di sana.
Pasukan Militer Filipina menghentikan sementara waktu operasi militernya di Marawi untuk menghormati masyarakat Muslim merayakan Idul Adha
Evita mendorong pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tetap pada pendiriannya melakukan pendekatan komunikasi membujuk pemerintah Myanmar menghentikan kebrutalannya menindas warga muslim Rohingya
Pemerintahan Presiden Jokowi didesak untuk ikut mengambil peran terkait pembantaian militer Myanmar terhadap warga muslim Rohingya.
Tindakan brutal militer Myanmar dalam pembantaian warga muslim Rohingya adalah kejahatan kemanusiaan atau "crime against humanity" yang wajib dihukum oleh dunia internasioal.
Tindakan brutal militer Myanmar tidak bisa ditolerir. Sebab, pembantaian terhadap ratusan warga muslim Rohingya oleh tentara Myanmar sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang begitu kejam.
GP Ansor menilai tragedi kemanusiaan terhadap etnis Rohingya merupakan konflik geopolitik, khususnya pertarungan kuasa dan kekuasaan.