Presiden Jokowi resmi menunjuk Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma`ruf Amin sebagai calon wakil presiden (Cawapres) untuk Pilpres 2019.
Setelah resmi deklarasi, Presiden Jokowi-Ma`ruf Amin akan mendaftarkan diri sebagai pasangan capres-cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) besok, Jumat (10/8) pagi.
Presiden Jokowi resmi menunjuk Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma`ruf Amin sebagai calon wakil presiden (Cawapres) untuk Pilpres 2019. Apa alasan Presiden Jokowi memilih Ma`ruf Amin sebagai cawapres?
Presiden Jokowi batal menunjuk Mahfud MD sebagai calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi pada Pilpres 2019. Jokowi memutuskan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma`ruf Amin sebagai Cawapres.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membidik sejumlah pihak yang diduga turut terlibat dalam kasus suap dana perimbangan keuangan daerah yang menyeret Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kemenkeu, Yaya Purnomo dan anggota Komisi XI DPR RI, Amin Santono.
Dikatakan Febri, penyidik menyita satu unit mobil Toyota Chamry dari penggeledahan di apartamen yang ditempati tenaga ahli Fraksi PAN.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki kaburnya narapidana koruptor Fuad Amin dan adik Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) dari sel Lapas Sukamiskin.
Sebelum menyatroni sel Wawan, Fuad Amin, dan Mesang, tim lebih dahulu menyatroni sel suami dari artis Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah dan narapidana kasus pidana umum.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah menerangkan, pemanggilan Amin dilakukan untuk mengklarifikasi laporan masyarakat di NTB.
KH Ma`ruf Amin mengatakan, kasus hoax dan fitnah yang menimpa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman jangan sampai terulang lagi.