Kemampuan senjata nuklir Korea Utara saat ini menjadi sebuah ancaman, namun senjata Pyongyang itu tidak akan mampu menyerang tanah air Amerika Serikat.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mendeteksi gempa kecil mengguncang daerah di dekat lapangan uji coba nuklir Korea Utara.
Menteri Luar Negeri Korea Utara megatakan pemerintah Pyongyang tidak akan menghentikan program nuklirnya dalam kondisi apapun
Keiginan itu terjadi di tengah bentrok dengan Korea Utara, dan keinginan melakukan decertify kesepakatan internasional seputar program nuklir Iran.
Pemerintah China mengirim kapal perang rudal terpandu, dua jet tempur dan sebuah helikopter untuk memperingatkan kapal perusak Amerika Serikat, Chafee
Menurut Borisenko, Washington hanya menggunakan ancaman rudal Korea Utara hanya sebagai dalih untuk menerapkan sistem THAAD yang dekat dengan perbatasan Rusia dan China.
Presiden Rodrigo Duterte meminta sekutu Filipina untuk bersatu melawan ancaman rudal dan nuklir Korea Utara.
Korea Utara terus berpaya meningkatkan jangkauan rudal balistiknya hingga mencapai 9.000 kilometer (5592.34 mil).
Kim Jong Un mengatakan senjata nuklirnya adalah alat jera yang ampuh yang menjamin kedaulatannya
Choe Ryong-hae, wakil ketua partai berkuasa Korea Utara, yang juga dikenal sebagai pembantu terdekat pemimpin Kim Jong-un, dipilih sebagai anggota militer.