Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dinilai gagal menjadikan Indonesia sebagai swasembada pangan. Hal itu terkait kebijakan pemerintah soal impor beras sebanyak 500.000 ton.
Dikatakan Asri, Kementerian Pertanian selalu mengklaim Indonesia mengalami surplus beras sebesar 329.000 ton pada Januari 2018.
Jangan sampai, tindakan penanggulangan naiknya harga beras memakai mekanisme impor, malah menimbulkan persoalan baru.
Kebijakan pemerintah mengimpor beras kontra produktif dengan visi dan misi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan.
Menurut Sutarto, kondisi ini sudah sesuai dengan pola panen di Indonesia yaitu, enam bulan surplus dan enam bulan minus.
Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Muhammad Syarkawi Rauf menyeroti kredibilitas data produksi beras.
Selain kurangnya peran Bulog dalam menopang pasokan beras nasional, lonjakan harga juga picu oleh kredibilitas Kementerian Pertanian
Meski dengan alasan beras khusus, alasan penting apa yang mendesak pemerintah harus melakukan impor beras?
Kenaikan harga beras yang terjadi sekarang, menurut surati terjadi secara tiba-tiba. Padahal stok beras cukup.