Setelah Washington 8 Mei dari Kesepakatan Iran, AS memberikan waktu 90 hingga 180 hari ke negara-negara lain untuk merombak pakta nuklir 2015 sebelum memberlakukan kembali sanksi-sanksi terhadap Teheran pada 4 November.
Untuk menciptakan lebih banyak momentum bagi diplomasi yang bertujuan meningkatkan hubungan dan meredakan krisis nuklir.
Larijani mengatakan, keluarnya Paman Sam dari kesepakatan nuklir multilateral 2015 di bulan Mei adalah contoh nyata tindakan sepihak itu.
Kabarnya, pertemuan tersebut akan digelar dalam waktu sesegera mungkin, setelah perwakilan AS menemui Kim secara langsung di Pyongyang pada Minggu (7/10) kemarin.
Kedua negara juga berniat meningkatkan kerja sama di negara-negara ketiga dan membangun pembangkit listrik tenaga nuklir bersama.
Kedua pemimpin juga melakukan pertukaran tinta sekitar 20 perjanjian bilateral di berbagai bidang seperti pertahanan, energi nuklir, eksplorasi ruang angkasa dan perdagangan.
Dengan pertemuan tersebut, diharapkan persoalan denuklirisasi menemui titik terang.
Gedung Putih juga membuat dirinya terisolasi pada pertemuan Dewan Keamanan PBB, karena negara-negara anggota (JCPOA, Red) justru mendukung kesepakatan nuklir 2015.
Netanyahu menuduh musuh bebuyutannya, Iran, memiliki gudang atom rahasia, yang digunakan sebagai bahan nuklir.
Amerika Serikat (AS) cepat atau lambat akan bergabung kembali dengan rekan-rekannya pada kesepakatan nuklir 2015.