Marwan Hamami mengeluhkan kekurangan guru pegawai negeri sipil (PNS) di daerahnya.
Sekretaris Jenderal FSGI Heru Purnomo mengatakan, kedua cawapres belum mengurai dan memberi solusi yang nyata dan komprehensif terkait peningkatan kompetensi guru.
Seiring zaman guru tak lagi dianggap sebagai sosok yang selama ini terstigma macam-macam.
Langkah ini dinilai sebagai solusi alternatif untuk menuntaskan permasalahan pengangkatan guru honorer yang terkendala usia, yakni yang berusia di atas usia 35 tahun.
Seluruh peserta pelatihan, akan dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo pada Rabu (27/2) besok.
Dan untuk mencapai target tersebut, pemerintah sudah menyiapkan menyiapkan kebijakan anggaran, kebijakan riset dna inovasi, serta peningkatan kualitas dan kuantitas doktor dan guru besar.
Sehingga, pelatihan guru yang nantinya berbasis zonasi, akan menitikberatkan pada kekurangan tersebut.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko P Sandjojo menegaskan bahwa dana desa tidak bisa dimanfaatkan untuk pembayaran gaji guru yang ada di desa.
Dia mengatakan, akibat kekurangan guru di wilayahnya, sekolah terpaksa merekrut lulusan SMA/SMK sebagai tenaga pendidik. Padahal guru seyogyanya lulusan sarjana pendidikan tinggi.
Pasalnya, hingga saat ini persentase guru masih didominasi oleh guru normatif.