Langkah Menteri BUMN Erick Thohir mempercepat program Vaksinasi Nasional Covid 19 untuk segera mewujudkan Indonesia Sehat mendapatkan dukungan dari sejumlah kalangan.
Sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang menjadi mata pencaharian bagi 62 juta jiwa di Indonesia harus mulai bersiap untuk bangkit setelah vaksinasi dijalankan pemerintah.
Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Portugal, dan Siprus bergabung dengan beberapa negara Eropa lainnya untuk sementara menangguhkan vaksinasi dengan suntikan AstraZeneca setelah laporan yang terisolasi tentang pendarahan, penggumpalan darah, dan jumlah trombosit yang rendah.
Keputusan tiga negara terbesar Uni Eropa (UE) untuk menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca membuat kampanye vaksinasi di 27 negara Negara Biru tersebut menjadi kacau balau.
rganisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan imbauan agar tidak ada kebijakan menyetop kampanye vaksinasi, setelah dua negara Eropa dan satu negara di Asia menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca, karena kekhawatiran keamanan.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pengajar alias guru selesai Juni 2021 mendatang.
Filipina memulai program vaksinasi di antara petugas kesehatan pada 1 Maret, menggunakan sekitar 600.000 dosis vaksin Biotek Sinovac, CoronaVac, yang disumbangkan oleh pemerintah China.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas merespon wacana soal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 saat ibadah puasa Ramadhan 1442 Hijiriah.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) harus menuntaskan vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga pengajar alias guru sebelum memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Juli 2021 mendatang.
Keputusan tersebut, mengikuti langkah serupa di tempat lain di Eropa, adalah tindakan pencegahan dan wilayah tersebut sedang menunggu hasil pemeriksaan yang akan memverifikasi apakah ada hubungan antara kematian dan vaksinasi,