Pernyataan Trump muncul jelang pertemuan dengan pemimpin Korut Kim Jong Un minggu depan di Hanoi, Vietnam.
Kedua pemimpin oposisi hanya akan menjalani 30 tahun penjara, karena itu adalah maksimum yang diizinkan dalam hukum Nikaragua.
Sementara sebelumnya Perdana Menteri Inggris Theresa May yakin kesepakatan yang bisa diteken oleh para pemimpin Uni Eropa jika ditulis ulang.
Pengiriman itu akan menjadi kedatangan kedua bantuan besar-besaran AS dan internasional untuk Venezuela, yang banyak di antaranya tidak memiliki akses ke makanan dan obat-obatan, karena pemimpin oposisi Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, juga menimbang mengatakan bahwa hubungan antara para pelaku serangan "dan agen mata-mata dari negara-negara regional dan ekstra-regional tertentu sudah jelas".
Mahasiswa sebagai generasi bangsa dan calon pemimpin, dinilai sangat menentukan masa depan bangsa Indonesia.
Seorang hakim Mahkamah Agung Venezuela mengatakan bahwa keputusan pemimpin Majelis Nasional Juan Guaido
Pertemuan kedua negara tersebut terjadi beberapa hari setelah sebagian besar negara anggota Uni Eropa mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela.
Kunjungan itu tidak lain adalah untuk memantapkan pertemuan puncak kedua antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.
Hal itu sekaligus menepis fakta yang beredar selam ini bahwa pemimpin demokratis pertama negara itu dalam beberapa dasawarsa akan menjaga kebebasan berbicara di negara itu.