Janji kampanye pasangan Jokowi-Ahok saat Pilkada DKI Jakarta 2012 silam memang teramat menggiurkan bagi warga.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meyakini pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat bakal tumbang di Pilkada DKI Jakarta.
PKB meyakini dukungan penuh dari basis NU akan membawa pasangan Cagub Agus Yudhoyono-Sylviana Murni menang satu putaran di Pilkada DKI Jakarta.
Pasangan Cagub dari kubu Cikeas, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni menguasai hampir semua polling di media sosial (Medsos) sebagai kandidat yang diharapkan warga DKI.
Keinginan PDIP untuk membentuk tim pemenangan sendiri guna memenangkan pasangan Ahok-Djarot dapat menimbulkan masalah karena dianggap liar.
Bagi pasangan calon yang lolos verifikasi akhir Oktober mendatang harus menyerahkan rekening dana kampanye.
Ketua DPP Gerindra Habiburrakhman mengatakan kekuatan dukungan terhadap pasangan cagub-cawagub petahana Ahok-Djarot perlahan semakin menyusut.
Partai Golkar meminta agar PDIP tidak memonopoli tim pemenangan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI.
Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni diyakini tidak begitu sulit untuk menyingkirkan kandidat petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta. Apa alasannya?
Partai pendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat mulai pecah kongsi.