Penelitian dari Tulane School of Medicine menemukan bahwa parasit ini menghasilkan molekul khusus yang menekan aktivitas neuron TRPV1+, jenis saraf sensorik yang berperan dalam mendeteksi panas, gatal, nyeri, hingga ancaman biologis seperti patogen dan alergen. TRPV1+ juga berperan dalam memicu respon imun.