Wujudkan Swasembada Pangan, Kementan Akselerasi UPSUS di Kaltara
Wujudkan Swasembada Pangan, Kementan Akselerasi UPSUS di Kaltara
Sejak tahun 2000, pemerintah terus melakukan penyempurnaan program dan kegiatannya dalam rangka peningkatan populasi sapi dan kerbau dalam negeri.
Sapi Indonesia mengalami peningkatan hampir 5 juta ekor sapi dalam periode tahun 2014 – 2019.
I Ketut Kariyasa mengatakan program terobosan yang tengah dijalankan yakni Upaya Khusus (UPSUS) peningkatan populasi ternak sapi dan kerbau di Indonesia, yang dikenal dengan Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB).
Belgian Blue bukan sapi biasa, pertambahan bobot badannya tinggi sekali, per hari bisa mencapai 1,2 sampai 1,6 kilogram dan saat ini pengembangan jenis sapi ini terus dilakukan.
Bantuan itu berupa benih komoditas pangan, hortikultura, dan perkebunan, ternak sapi, kambing, dan ayam, serta alat mesin pertanian.
Menurut Syamsul Ma`arif, jumlah penurunan pemotongan betina produktif tersebut turun 47,10 persen jika dibandingkan dengan pemotongan tahun 2017.
Pengembangan Belgian Blue merupakan intruksi langsung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai upaya pemenuhan kebutuhan daging dan bibit sapi unggul secara nasional.
Kementan juga harus fokus pada Peternakan. Daging harus dipertahankan dengan Program Sapi Induk Wajib Bunting (Siwab).