Tanggal 5 Mei mungkin lebih dikenal sebagai Hari Bidan Sedunia atau International Day of the Midwife, namun siapa sangka, hari ini juga menjadi momen penting bagi berbagai negara dan komunitas global
Hari Bidan Sedunia atau International Day of the Midwife yang diperingati setiap tanggal 5 Mei bukan sekadar seremoni, peringatan tahunan, tapi momen reflektif terhadap peran penting para bidan sebagai garda terdepan dalam kesehatan reproduksi, kehamilan, persalinan, hingga kehidupan bayi baru lahir.
Setiap tanggal 5 Mei, dunia memperingati Hari Bidan Sedunia (International Day of the Midwife/IDM), momen penting untuk mengapresiasi kontribusi luar biasa para bidan dalam sistem kesehatan global, khususnya dalam layanan kesehatan seksual, reproduksi, ibu dan anak.
Bidan memainkan peranan penting di dalam masyarakat terkait layanan Keluarga Berencana, kesehatan reproduksi, hingga menjaga kesehatan ibu dan bayi
Saya memohon kepada ketua DPR RI untuk mendorong dengan segera SK PPPK dan NIP semua pelamar bidan pendidik yang dinyatakan sudah lulus PPPK tahun 2023 yang dibatalkan oleh BKN. Lebih dari 500 orang bidan seluruh indonesia yang menuntut hak mereka.
Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan, pendampingan keluarga berisiko stunting ini dilakukan oleh TPK yang terdiri dari unsur Bidan/tenaga Kesehatan, Kader Tim Penggerak PKK dan Kader KB.
Melalui BKKBN Perwakilan di provinsi, hampir sebanyak 600 ribu anggota TPK di seluruh Indonesia yang terdiri dari Bidan, Kader PKK, dan Kader KB ini dilatih dan ditargetkan selesai pada Maret 2023.
Bidan jadi salah satu penentu keberhasilan penanganan stunting
Angka kematian ibu dan anak masih tinggi
Peran bidan yang berada di wilayah dengan prevalensi stuntingnya tinggi, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Barat (Sulbar) jauh lebih besar.