KPCDI juga meminta BPJS Kesehatan tidak melakukan pemutusan kerja sama dengan rumah sakit yang memiliki layanan hemodialisa
Tony Samosir berharap pemerintah, ataupun BPJS Kesehatan tidak lagi membuat keputusan dan kebijakan yang sifatnya mengakali atau mengelabui dari keputusan tersebut
Ketua Umum KPCDI (Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia) mengecam kebijakan Kementerian Sosial yang tidak melakukan validasi data atau memberitahu terlebih dahulu kepada peserta BPJS PBI.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BJPS) Kesehatan, pada prinsipnya bagus, tapi terakhir ini malah runyam. Lembaga itu diprediksi rugi mencapai Rp10 Triliun.
Dalam rilis itu, Petrus mengajak pasien yang selama ini dirugikan oleh kebijakan BPJS Kesehatan untuk datang menghadiri.
saat ini BPJS Kesehatan tidak berorientasi untuk meningkatkan kualitas layanan, mereka hanya sibuk mengurangi jaminan dan manfaat dengan alasan efisiensi.
Jangan sampai setiap kebijakan itu merugikan pasien yang akhirnya mengancam keselamatannya.
Pasien gagal ginjal dianjurkanmenghindari konsumsi makanan yang tinggi kandungan fosfornya.
Kemenkes menyatakan tidak ada kebijakan pembatasan cuci darah 3 kali seminggu oleh BPJS.
Apabila RSCM tidak menjalan ketentuan tersebut dengan dalih apapun, KPCDI akan melakukan gugatan hukum.