Polisi Bangladesh mengungkapkan bahwa kelompok bersenjata Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA), berada di balik pembunuhan pemimpin terkemuka Rohingya, Mohib Ullah tahun lalu.
Ullah juga siap berhadapan dengan sahabatnya yang juga mantan Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin.
Di kamp-kamp pengungsi Bangladesh, Mohib Ullah pergi dari gubuk ke gubuk untuk menghitung pembunuhan, pemerkosaan, dan pembakaran yang dibagikan kepada penyelidik internasional.