Munaslub ini digelar sebagai tindak lanjut hasil Rapimnas dan Rakernas DPP AAI yang telah digelar sebelumnya pada tahun 2023 lalu.
Bergulirnya kasus dugaan korupsi dalam perizinan ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) serta perdagangan kelapa sawit di Kejaksaan Agung (Kejagung) mempertegas kader-kader Golkar mendorong digelarnya Munaslub.
Golkar sejak Era Reformasi ada perubahan orientasi kepemimpinan sehingga semua kader mempunyai peluang menjadi Ketua Umum Golkar.
Airlangga yang seharusnya diusung menjadi capres dan menggalang dukungan, saat ini namanya justru terhempas dari bursa capres dan hanya menduduki sebagai cawapres.
Bersatu saja belum tentu menang, apalagi tidak bersatu.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Tegaskan Presiden Jokowi Tidak `Cawe-Cawe` di Persoalan Partai Golkar
Percaya atau tidak percaya, teman-teman daerah ini cuma takut bicara aja. Ketika mereka bicara, langsung dicoret dari nomor untuk DCT untuk jadi DPR. Mereka tetap angkat aja Airlangga.
Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar, Luhut Binsar Panjaitan menyatakan siap untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar menggantikan Airlangga Hartarto.
Selain tidak haram, munaslub juga memungkinkan untuk melahirkan solusi-solusi strategis jangka pendek yang boleh jadi sulit lahir dalam situasi kepemimpinan Airlangga.
Ya itu rapat silaturahmi bukan rapat resmi yang membuat keputusan mengikat. Itu silaturahmi yang biasa dilakukan rutin untuk membahas isu-isu terkini.