Pasukan militer yang dipimpin Arab Saudi melanjutkan kejahatan perang di Yaman di bawah keheningan dan ketidakpedulian komunitas internasional.
Republik Islam Iran, tambahnya, berpendapat bahwa sumber daya dan mekanisme HAM terkait PBB harus diarahkan pada konfrontasi fenomena seperti rasisme.
Jika disetujui, tindakan itu memperluas sanksi siapap pun yang menyediakan fasilitas pelabuhan, asuransi, atau layanan penambatan untuk proyek serta perusahaan mana pun yang mensertifikasi Nord Stream 2 untuk operasi.
Mahmoud Mousavi-Majd dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Iran pada Sabtu (13/6) kemarin.
Trump mengancam akan menghentikan pendanaan WHO secara permanen dan menarik diri dari badan PBB kecuali jika badan tersebut membuat perbaikan substantif besar dalam 30 hari ke depan.
Abbas Mousavi menyebut sikap itu semata-mata bentuk hutang sejarah Jerman terhadap Israel, merujuk pada tragedi Holokaus selama periode Perang Dunia I
Mousavi juga menepis pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Christofer Burger yang mengatakan program roket Iran memiliki efek destabilisasi di kawasan itu tersebut.
Keputusan Negeri Paman Sam itu merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan karena dilAkukan pada saat dunia sedang fokus memerangi virus corona (COVID-19.
Di hari yang sama, China hanya melaporkan 30 infeksi baru ketika jumlah yang terjangkit virus tersebut melonjak di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.
Iran mengutuk serangan tersebut mengatakan, Republik Islam akan mendukung pemerintah Afghanistan dalam perangn melawan terorisme dan ekstremisme.