Polisi Bangladesh mengungkapkan bahwa kelompok bersenjata Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA), berada di balik pembunuhan pemimpin terkemuka Rohingya, Mohib Ullah tahun lalu.
Pembunuhan di kota Maungdaw terjadi pada hari yang sama ketika ARSA melancarkan serangan terhadap sekitar 30 pos keamanan di Rakhine.
Zaw Win dituding terlibat aktif dalam mendanai kelompok Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA).
Gerilyawan Rohingya menolak berafiliasi dengan kelompok teror internasional.
Myanmar menolak gencatan senjata dengan kelompok militan Rohingya di Rakhine.