Tuberkulosis (TBC) bukanlah jenis penyakit yang bisa dianggap remeh. Walaupun tergolong dapat disembuhkan, proses penyembuhannya memerlukan komitmen jangka panjang serta penyesuaian gaya hidup yang tepat.
Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari menyebutkan bahwa untuk menekan angka penyakit tuberkulosis (TBC) tidak harus dengan vaksin TBC. Pasalnya vaksin hanya untuk infeksi tuberkulosis laten (TB laten).
Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu penyakit mematikan di Indonesia. Sayangnya, hingga kini masih banyak orang tak sadar bahwa sejumlah kebiasaan sehari-hari justru membuka peluang lebih besar bagi bakteri Mycobacterium tuberculosis untuk menyerang tubuh.
Salah satu faktor penting dalam proses pemulihan penderita TBC adalah asupan gizi. Menurut para ahli kesehatan, makanan bergizi seimbang sangat krusial dalam memperkuat sistem imun dan membantu tubuh melawan infeksi.
Hari Tuberkulosis Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 24 Maret, merupakan sebuah peringatan yang didedikasikan untuk mengingatkan semua pihak akan urgensi pengentasan penyakit tuberkulosis (TBC), yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia
Indonesia tercatat sebagai negara dengan penyebaran penyakit Tuberkulosis tertinggi kedua di dunia.