Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid
Jakarta - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto membutuhkan dana sebesar Rp 5 miliar dalam rangka proses pembubaran sejumlah Ormas anti Pancasila.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, Wiranto terkesan sedang main proyek terkait usulan anggaran untuk pembubaran Ormas tersebut."Menurut saya agak aneh ya, harusnya kalau gini kan kesannya kayak ada proyek untuk pembubaran (Ormas) dan kemudian karenanya ada produk baru dibutuhkan angaran," kata HNW, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (9/6).Baca juga :
Jangan Salah Kaprah, Ini Perbedaan MMA dan UFC
Seharusnya, kata HNW, pembubaran Ormas yang bertentangan dengan Pancasila merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan Kemenkopolhukam atau kementerian terkait.
"Karena itu sesungguhnya bagian dari wajib pemerintah untuk melakukan pembinaan pada ormas-ormas. UU Ormas kan mewajibkan itu," tegasnya.Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto mengatakan, pihaknya membutuhkan dana sebesar Rp 5 miliar untuk pembubaran Ormas anti Pancasila. "Kita bukan membiayai Ormasnya, tetapi pembubaran-pembubaran itu," kata Wiranto, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/6).
Jangan Salah Kaprah, Ini Perbedaan MMA dan UFC
Ikuti Update jurnas.news di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ormas Anti Pancasila HTI FPI Menkopolhukam Wiranto