Kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan/minuman dan tembakau dengan deflasi sebesar 0,29 persen
Perang Harga Mencengkeram China hingga Deflasi, Tas Mewah Kurang Laku
Pasar keuangan kembali diguncang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun 3,84 persen ke level 6.223,39, yang mencerminkan kekhawatiran pasar semakin dalam terhadap kondisi ekonomi Indonesia.
Inflasi ini mengakhiri tren deflasi yang terjadi selama lima bulan terakhir yaitu sejak Mei 2024
Inflasi bulan Oktober 2024 ini mengakhiri tren deflasi yang terjadi sejak Mei 2024
Deflasi, menurut Sri Mulyani, disebabkan oleh komponen harga bergejolak (volatile food) yang berkaitan dengan komoditas pangan
Secara tahunan terjadi inflasi sebesar 1,84% dan secara tahun kalender terjadi inflasi 0,74%
Komoditas bawang merah, daging ayam ras dan telur ayam ras menunjukkan tren deflasi sejak Juni 2024