Dari 90 kota yang dilakukan survei, ada 39 kota yang mengalami inflasi dan 51 kota mengalami deflasi
Rilis BPS pada awal Oktober 2019 menyebutkan andil bahan makanan pada bulan September justru deflasi sebesar 0,27 persen.
Komoditas pada bulan ini mencatatkan deflasi seperti pada tarif angkutan udara dengan deflasi 0,09 persen, bawang merah 0,07 persen, kemudian daging ayam ras 0,02 persen, dan beberapa komoditas sayuran.
Terjadi deflasi di pedesaan di Indonesia sebesar 0,59 persen yang disebabkan oleh kelompok bahan makanan yang cukup besar.
Penurunan NTP yang dirilis oleh BPS terjadi di tengah-tengah deflasi 0.02 persen, diakibatkan oleh penurunan harga yang dihasilkan oleh petani.
Dari 82 kota IHK, 48 kota mengalami inflasi dan 34 kota mengalami deflasi
Harga telur dan daging ayam terus berangsur-angsur mengalami penurunan, sehingga kedua komoditas ini mencatatkan deflasi
Deflasi terdalam terjadi di Kupang 0,87%. Sementara deflasi tertipis terjadi di Cilegon 0,01%
Hingga Juli 2016, inflasi tahun berjalan sebesar 1,76% (year to date/YTD)