Peneliti senior SEAMEO RECFON, Grace Wangge mengungkapkan bahwa anak dari orang tua perokok, berisiko lebih tinggi mengalami stunting.
Ada tarik-menarik yang kuat antara konsumsi rokok, kejadian stunting, dan kemiskinan.
Pelatihan Pembaharu Muda difasilitasi Yayasan Lentera Anak sejak 2016, bertujuan menciptakan pemimpin muda yang peduli, berkomitmen dan berperan bersama organisasi dan komunitasnya untuk mendukung penurunan prevalensi perokok di Indonesia
Menurut Eugenia, mestinya pemerintah juga mempunyai roadmap atau target berapa jumlah batang rokok atau perokok yang harus berkurang setiap tahunnya.
Menurut Cancer Research Inggris, jumlah perokok berusia 18 hingga 34 tahun meningkat seperempatnya, dari 21,5 persen menjadi 26,8 persen.
Emancipate Indonesia dan Yayasan Lentera Anak mendiseminasi hasil kajian tentang bagaimana industri rokok mengambil keuntungan dari hulu ke hilir melalui pekerja anak dan perokok anak.
media iklan rokok elektronik yang diakses oleh responden dalam penelitian itu paling banyak melalui iklan rokok di media sosial.
Komitmen kuat ini sebagai upaya mencapai target penurunan prevalensi perokok anak sesuai amanat RPJMN 2020-2024 dan mewujudkan Kota Layak Anak Paripurna.
pemerintah tidak boleh terus menggantung Revisi PP Pengamanan Zat Adiktif, karena prosesnya sudah terlalu lama dan tidak ada kepastian hukum
meski dengan adanya PP 109/2012 prevalensi perokok anak usia 10-18 tahun di Indonesia malah meningkat dari 7,2 persen pada 2013 menjadi 9,1 persen atau sekitar 3,2 juta anak pada 2018.