Nizam mengatakan Kemdikbud sebagai rumah bagi 80 juta peserta didik mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi, harus menjadi teladan dan menjauhkan diri dari KKN.
Hal ini ditegaskan oleh Plt Direktur Jenderal PAUD Dasmen Kemdikbud, Hamid Muhammad dalam kegiatan bincang sore bersama awak media, pada Kamis (28/5) melalui konferensi video.
Seiring dengan instruksi pemerintah agar semua peserta didik Belajar dari Rumah, pengelola PAUD dituntut siap berkreasi, berinovasi, serta bertranformasi dengan informasi dan teknologi (TI) digital.
Pandemi virus corona baru (Covid-19) telah membawa paradigma baru di tengah masyarakat. Salah satunya, orang tua dituntut menjadi pengganti guru sekolah untuk anak, sementara proses pembelajaran dilakukan di rumah.
Temuan ini disampaikan oleh Direktur PAUD Kemdikbud, Muhammad Hasbi dalam kegiatan Webinar `Pendidikan yang Membahagiakan Anak di Era Covid-19`, yang digelar oleh Majelis Dikdasmen PP Aisyiyah, pada Senin (11/5).
Wakil Ketua MPR-RI sekaligus Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menekankan bahwa Pihaknya tegas memperjuangkan aspirasi guru Paud dalam Revisi UU Sisdiknas
Tim tersebut terdiri dari Diretorat Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUD Dasmen) bersama Inspektorat Jenderal Kemdikbud.
Fikri menyinggung soal hilangnya Direktorat Jenderal Pembinaan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas)
Dirjen PAUD dan Dikmas Harris Iskandar mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu layanan PAUD dan pendidikan keluarga untuk para pelaku pendidikan.
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster mengingatkan pola asuh dan pendidikan anak usia akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang seorang anak di kemudian hari.