Jenis baru virus yang dikhawatirkan para ahli lebih menular, telah mendorong lebih dari 50 negara untuk memberlakukan pembatasan perjalanan di Inggris.
Strain baru menyebabkan kondisi medis yang sama seperti aslinya tetapi 70 persen lebih menular.
Dua pelancong dari Inggris ke negara bagian New South Wales di Australia ditemukan membawa varian virus yang menurut Inggris bisa mencapai 70% lebih menular
Dalam lingkungan yang dikontrol ketat, virus tetap dapat menular lebih lama daripada yang ditemukan oleh penelitian lain.
Otoritas kesehatan pada awalnya mengabaikan kemungkinan Covid-19 menular lewat udara. Namun hasil penelitian ini membuat kesimpulan berubah.
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri infeksi Neisseria Gonorrhoeae dan dapat menular dari orang ke orang.
Temuan menunjukkan bahwa kurang dari 2% orang terjangkit COVID-19 dari kontak non-rumah tangga pasien, sementara hampir 12% orang tertular penyakit tersebut dari keluarga mereka sendiri.
Zoonosis adalah penyakit yang dapat berpindah dari hewan ke manusia, dan 75% dari penyakit menular pada manusia adalah zoonosis.
Penyakit Flu Babi yang dilaporkan ilmuwan Tiongkok adalah penyakit yang disebabkan virus infulenza H1N1 galur baru dan berpotensi menular dari hewan ke manusia (zoonosis).
Covid-19, dalam penelitian tersebut, merusak plasenta dan mengganggu aliran oksigen dan nutrisi ke janin. Namun virus tersebut dikatakan tidak menular di dalam rahim.