Para peneliti di Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular (CIDRAP) Amerika Serikat (AS) memprediksi bahwa terdapat tiga skenario, mengenai Covid-19 di masa depan
Sebuah penelitian kolaborasi antara 12 ilmuwan Amerika Serikat dan Jepang menemukan, virus corona baru (Covid-19) dapat menular lewat kucing.
Studi menggunakan model SIR, yaitu Susceptible (rentan), Infected (terinfeksi), dan Recovered (pulih), yang menggambarkan penyebaran penyakit menular dan data kasus Covid-19 pada 7 Mei.
Hasil penelitian ini bertolak belakang dengan penelitian terbaru dari Departemen Kesehatan China, yang menyebut bahwa Covid-19 dapat menular lewat sperma.
Trump lebih lanjut mengatakan, pandemi COVID-19 seharusnya tidak pernah terjadi dan bahkan bisa dihentikan pada sumbernya di China sebelum menular ke negara lain.
Sejauh ini, Beijing membantah klaim tidak berdasar mengenai asal penyakit menular, yang ditularkan dari satwa liar ke orang-orang di kota Wuhan di Negeri Tirai Bambu akhir tahun lalu.
Anthony Fauci mengatakan, virus corona baru (Covid-19) diperkirakan juga dapat menular melalui pernapasan normal dan percakapan.
Penolakan warga untuk menguburkan pasien Covid-19 didasari pada kekhawatiran bahwa virus tersebut dapat menular
Presiden AS, Donald Trump diharapkan menandatangani undang-undang tersebut untuk pengembangan vaksin melawan virus corona yang sangat menular dan membantu upaya internasional mengendalikan penularan.
Moskow juga menempatkan coronavirus baru dalam daftar penyakit yang sangat menular