Hadi mengatakan pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi menjadi salah satu program prioritas TNI ke depan.
Masih berstatus prajurit itu juga yang membuat Gatot belum leluasa berbicara soal politik praktis.
Dalam menghadapi tantangan tugas TNI kedepan yang tidak semakin ringan, Panglima TNI menekankan perlunya kebersamaan seluruh prajurit.
Selain itu, Ryamizard mengingatkan kepada Hadi Tjahjanto untuk bekerja lebih keras kedepannya.
Mulai dari ziarah ke makam orang tua dan mertuanya, hingga berangkat Umroh ke Tanah Suci.
Ancaman itu berpotensi dapat berdampak ke Indonesia.
Inilah waktunya bagi Jenderal Gatot untuk menentukan posisinya dan memanfaatkan momentum.
Marsekal Hadi Tjahjanto memuji sepak terjang Jenderal Gatot Nurmantyo selama menjadi Panglima TNI.
Tak hanya netralitas, katanya lagi, agar para perajurit mengutamakan memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
Mengenai program kerja Hadi selanjutnya, Gatot mengatakan, tidak ada program khusus.