Presiden Jokowi mengirim surat pemberhentian secara hormat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan mengusulkan nama Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI.
Polri sebagai penegak hukum dan TNI sebagai alat pengaman negara harus dilindungi dari politik praktis. Sehingga, TNI dan Polri terlindungi dari tuduhan tidak netral dalam kontestasi Pilkada 2018.
Dalam rangka evaluasi, persiapan dan kesiapan Pilkada serentak 2018 dan Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif 2019, Komisi II DPR mengundang Kementerian Dalam Negeri, KemenPan-RB, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, KPU, Bawaslu dan DKPP.
Hasil survei nasional Poltracking Indonesia menempatkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih di bawah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai figur yang layak untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.
Hasil survei nasional Poltracking Indonesia menempatkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi teratas sebagai figur yang layak untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.
Dugaan rasuah itu bermula ketika TNI AU mengadakan satu unit helikopter angkut AW-101 dengan menggunakan metode pemilihan khusus.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Maliki Ibrahim Malang. Ribuan mahasiswa menyambut hangat kehadiran Panglima.
Berdasarkan hasil survei oleh salah satu lembaga pada Oktober 2017, ujarnya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TNI cukup tinggi.
Aparat gabungan TNI/Polri berhasil membebaskan 1.300 orang sandera di Desa Kimbely dan Desa Banti, Mimika, Papua.