Studi tersebut juga menemukan, orang yang terinfeksi setelah menerima dua suntikan vaksin Pfizer-BioNTech atau AstraZeneca mungkin berisiko lebih besar bagi orang lain daripada di bawah varian virus corona sebelumnya.
Komentar itu muncul tepat sebelum pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan pihaknya berencana membuat vaksin booster tersedia secara luas untuk semua orang Amerika mulai 20 September ketika infeksi dari varian Delta dari virus corona meningkat.
Filipina telah mencatat 14.749 kasus virus corona baru pada Minggu (15/8), peningkatan harian terbesar kedua, menjadikan total infeksi yang dikonfirmasi di negara Asia Tenggara itu menjadi 1,74 juta.
Anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak memenuhi syarat untuk menerima vaksin virus corona, membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi dari varian yang sangat menular.
Kelompok para penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19
Dalam menghadapi penolakan dari Beijing, badan kesehatan PBB menyerukan penyediaan semua data dan akses yang diperlukan sehingga rangkaian studi berikutnya dapat dimulai sesegera mungkin.
Dengan sekitar 15 juta orang di tiga negara bagian tersebut, atau 60 persen dari populasi Australia, negara itu juga melaporkan lima kematian terkait virus corona, salah satu yang tertinggi tahun ini.
COVAX dijalankan oleh Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI), Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi, Organisasi Kesehatan Dunia dan UNICEF.
Pandemi Corona Harus Menjadikan Kita Lebih Dekat dengan Allah
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, Corona menjadi bagian dari ujian ketauhidan dan seberapa kuat keimanan kita kepada Allah SWT untuk melihat fenomena Corona ini dengan prespektif masing-masing.