Merkel berjanji segera memberikan bantuan keuangan, usai mengunjungi salah satu daerah yang terkena dampak paling parah yang menewaskan sedikitnya 157 orang dalam beberapa hari terakhir. Ini merupakan bencana alam terburuk di negara itu dalam hampir enam dekade terakhir.
Untuk bansos PKH dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako, sudah disalurkan sejak awal Juli.
Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang tidak termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (non-DTKS).
Bulog juga berkomitmen untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan dengan membentuk Tim monitoring dan Evaluasi (Monev) Bulog.
Adapun isi paket tersebut terdiri dari vitamin esensial, masker, anti septik dan bahan makanan.
Pangdam menambahkan, bantuan obat-obatan ini akan dikhususkan untuk warga terpapar COVID dari keluarga tidak mampu, wilayah kumuh serta warga yang belum mendapatkan obat dari rumah sakit.
Perlindungan tersebut harusnya dilaksanakan sejak awal diberlakukannya PPKM Darurat.
Peduli dengan tenaga kesehatan dan pasien rawat Covid-19, RSD Wisma Atlet menerima bantuan ini.
Harapannya agar hubungan yang saling mendukung tersebut dapat berlanjut di masa yang akan datang dalam rangka pemulihan ekonomi masing-masing negara.