KPK akan memanggil ulang Ketua Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng terkait kasus dugaan suap terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) di Kementerian ESDM.
Dukungan Bamsoet ini diharapkan bukan karena kepentingan politik tertentu yang sangat pragmatis, tetapi dukungan sepenuh hati kepada Airlangga.
Ini seperti menaruh bom waktu dirumahnya sendiri, Mas Airlangga menjadi semakin terlihat bodohnya
Masa sudah gagal mau maju lagi menjadi ketua umum. Seharusnya Airlangga malu dan minta maaf kepada seluruh kader Golkar
Kami yakin bahwa pihak luar tersebut tengah memboncengi salah satu Caketum Golkar yaitu Bambang Soesatyo
Ketua Fraksi Partai Golkar, Melchias Marcus Mekeng kembali mangkir dari pemeriksaan penyidik KPK terkait kasus suap proses pengurusan terminasi kontrak PKP2B PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian ESDM.
Keterpilihan petahana paling rendah adalah Golkar. Artinya kompetisi internal Golkar jauh lebih ketat dibanding partai lain
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Fraksi Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng terkait kasus suap terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) pada Kementerian ESDM.
Selain tak mampu mendongkrak suara, Airlangga juga gagal mempertahankan hasil pemilu 2019 yang diraih Golkar.