Politikus Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso dan anak buahnya yang juga petinggi PT Inersia, Indung akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (14/8).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengumumkan tersangka baru terkait kasus korupsi pengadaan e-KTP, Selasa (13/8) sore ini.
Dari pemberitaan yang saya cermati, memang pembentukan majelis etik itu bernuansa politis sekali
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai figur yang pas dan tepat untuk memimpin partai berlambang pohon beringin itu lima tahun ke depan.
Saat rekap suara hasil Pemilu Legislatif 2019 di Provinsi DKI Jakarta Dapil Jakarta 3, Golkar selaku Pemohon meraih 80.414 suara.
Cara terbaik saat ini adalah Golkar melakukan pergantian posisi ketua umum
Majelis Etik itu instrumen abuse of power yang tidak jelas tugas, fungsi, juga kedudukan lembaganya.
Modal besar bagi PDIP karena tidak pernah melahirkan partai genelogi.
Kalau kita lihat banyak ketua-ketua DPD termasuk Ternate Halmahera dan lain-lain diganti.