UMKM hanya perlu mendapatkan pendampingan dari sisi kemasan yang perlu diperbaiki, merek yang perlu dikuatkan dan ekspor
Akhir-akhir ini beredar beberapa artikel di media tentang bahaya yang terkandung di dalam Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) galon guna ulang Polycarbonate (PC) yang dikaitkan dengan kandungan BPA.
Pertemuan itu terkait adanya surat yang dilayangkan JPLK sendiri yang meminta penjelasan dari BPOM terkait kemasan yang mengandung Bisfenol A (BPA).
JPKL bertemu dnegan BPOM dan membahas terkait kemasan plastik mengandung BPA.
Hal itu dilakukan untuk memastikan kepada masyarakat bahwa air minum dalam kemasan (AMDK) galon guna ulang yang beredar aman untuk dikonsumsi.
BPOM kembali menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan hingga saat ini, kadar BPA dalam kemasan itu jauh dan sangat jauh di bawah batas maksimal yang diijinkan.
Untuk itu, disarankan agar kemasan yang digunakan itu harus yang memiliki Standar Nasional Indonesia atau SNI.
China adalah pembeli daging sapi teratas dunia dan Brasil serta Argentina pemasok terbesarnya.
Penyelundupan sabu seberat 6 kilogram dengan kemasan merk sebuah pupuk berhasil digagalkan.
Kemasan sebuah produk yang baik menjadi salah satu strategi yang diperlukan dalam menjalani persaingan pada dunia UMKM