Setiap tahun pada 10 Agustus, Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) sebagai penghargaan atas capaian teknologi dan inovasi anak bangsa.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto mengajak mahasiswa turut serta terlibat dalam berbagai pengembangan pengetahuan dan teknologi di perguruan tinggi, melalui Program Mahasiswa Berdampak.
Pemerintah telah menyiapkan pendanaan khusus bagi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), yang dapat dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan penelitian maupun pengembangan pengetahuan dan teknologi melalui pengajuan proposal.
Wamendiktisaintek Stella Christie mengatakan konvensi perdana ini bukan saja bertujuan menggali gagasan dari para ilmuwan top nasional terkait penyusunan Peta Jalan Riset dan Inovasi Teknologi, melainkan membuka peluang pendanaan riset dari sektor swasta.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie menekankan pentingnya keberadaan ekosistem riset dalam meningkatkan perekonomian nasional. Adapun ekosistem tersebut mesti berawal dari perguruan tinggi.
Presiden Prabowo mengabsensi satu per satu menteri, wakil menteri, pimpinan lembaga, hingga para direktur utama yang hadir dalam KSTI 2025 yang berlangsung di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan permintaan khusus Presiden RI Prabowo Subianto terhadap para peneliti dan industri, yang disampaikan saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, Industri Indonesia (KSTI) 2025.
Presiden Prabowo menyampaikan alasannya melakukan sambutan tertutup dalam forum KSTI 2025. Dia tak ingin topik seputar ilmu pengetahuan dan sains dipelintir dan dijadikan bahan politisasi.
Presiden RI Prabowo Subianto membuka secara resmi Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2025, yang digelar oleh Kemdiktisaintek di Institut Teknologi Bandung (ITB), Kota Bandung, Jawa Barat pada 7-9 Agustus 2025.
Ilmuwan Temukan "Saklar Molekuler" yang Bisa Ubah Sel Kanker Jadi Normal