Pembatasan ekspor dari negara tersebut dilakukan karena adanya penurunan jumlah sapi yang dipotong di Australia untuk upaya repopulasi sapi.
Kementerian Pertanian (Kementan) terus bergerak dalam memastikan data yang diterima sesuai dengan data yang ada dilapangan diantaranya melalui peninjauan langsung peternakan sapi yang ada.
Perusahaan peternakan sapi terbesar di Sumatera ini mempunyai ketersediaan sapi sebanyak 3.600 ekor di Deli Serdang dan 18.000 ekor di Lampung.
Harga pokok yang ada saat ini memang terbilang tinggi
Saat ini ketersediaan daging sapi di cold storage milik Indoguna ada sebanyak 18.000 ton,
Jika terjadi dinamika harga saat ini itu dipengaruhi adanya fluktuasi harg global.
BPN juga akan membuat skenario mobilisasi potensi daging sapi, menyiapkan pola distribusi baik sapi maupun daging sapi potong.
Pemerintah lebih baik fokus urus harga kebutuhan pokok yang terus naik. Selain minyak goreng, kedelai dan daging sapi yang telah naik terlebih dahulu, baru-baru ini Pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM dan LPG non-subsidi. Bahkan LPG non subsidi mengalami kenaikan dua kali, tanggal 25 Desember 2021 dan 28 Februari 2022, hanya berselang dua bulan.
Melihat data stok daging yang ada, mestinya saat ini tidak ada kenaikan harga daging sapi.
Pengembangan sapi dengan sistem integrasi sawit ini merupakan salah satu terobosan menghadapi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan daging sapi di dalam negeri.