Pemberontak Houthi mengambil bantuan makanan kemanusiaan yang dimaksudkan untuk membuat warga Yaman kelaparan dan menjualnya di pasar gelap.
Kerajaan itu membayar warga Sudan yang putus asa sebesar 10.000 dolar untuk meminta anak-anak mereka ikut berperang melawan pemberontak Houthi yang berpihak pada Iran.
Menurut Griffiths, pihak-pihak yang berseteru telah sepakat dan meminta agar rencana itu diimplementasikan sesegera mungkin
Kedua pihak akan melakukan pertukaran sekitar 16.000 tahanan setelah 40 hari
Kesengsaraan Yaman berasal dari pengambilalihan Houthi Sanaa dan bentangan besar lainnya dari wilayah itu, bukan posisi Hadi.
Pembicaraan akan ditengahi PBB, dengan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi, dan Houthi yang melekat dengan Iran.
Senat Amerika Serikat (AS) sepakat menarik dukungan dari militer Arab Saudi, yang memimpin agresi melawan kelompok Houthi di Yaman.
Secara khusu pada Minggu (25/11), sebanyak 13 ranjau laut yang diledakkan. Jumlah tersebut sudah termasuk dua jenis ranjau angkatan laut yang ditanam oleh milisi Houthi yang didukung Iran.
Diperkirakan 80 persen dari semua makanan datang melalui kota pelabuhan. Namun muncul kekhawatiran pertempuran yang masih terus berlanjut di wilayah tersebut dapat mengganggu aliran bantuan.
Pemerintah menuduh pemberontak menggunakan warga sipil sebagai tameng di sebelah barat kota Al-Hudaydah.