Brigade Amalika yang berafiliasi dengan pemerintah Yaman mengatakan bahwa tentara Yaman telah memukul mundur Houthi di Al-Hudaydah.
Badan amal Save the Children memperkirakan bahwa rata-rata 140 anak telah tewas setiap hari sejak Arab Saudi dan UAE memulai kampanye pemboman mereka terhadap pejuang Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Arab Saudi mengumumkan penghentian sementara pengiriman minyak melalui perairan itu pada 25 Juli setelah dua kapal induk minyak mentahnya diserang oleh milisi Houthi di Yaman.
Sebelumnya, sumber-sumber lokal Yaman mengumumkan, Rumah Sakit Al-Hudaydah di Yaman barat diserang para pejuang Saudi, yang menewaskan 26 orang dan melukai 35 lainnya.
Al-Hudaydah adalah satu-satunya jalur untuk bantuan kemanusiaan ke negara Yaman yang dilanda perang. Diperkirang 70 persen bahan makanan dan bantuan farmasi masuk ke negara itu melalui pelabuhan.
Kejadian itu kali keduanya berturut-turut mencegah pesawat Rusia dari mendarat di Bandara Sana`a untuk bantuan kemanusiaan.
Yaman juga menyerang kilang perusahaan ARAMCO di Riyadh pekan lalu dengan pesawat tak berawak jarak jauh, Sammad-2.
Tanker minyak Saudi mengalami kerusakan ringan akibat serangan milisi Houthi.
Setidaknya 113 orang telah disiksa sampai mati di pusat-pusat penahanan di Yaman yang dijalankan oleh Houthis sejak kudeta dimulai.
Houthis, yang mengendalikan ibukota Yaman, Sanaa, menembakkan lusinan misil ke Arab Saudi dalam beberapa bulan terakhir.