Arya Fernandes mengatakan, tingkat elektabilitas paslon 01 sebesar 51,4 persen, sedangkan paslon nomor 02 sebesar 33,3 persen. Jadi selisih 18,1 persen.
Kiai Ma`ruf juga mengimbau masyarakat jangan takut dengan ancaman-ancaman atau intimidasi apapun.
"Putih adalah Kita. Karena itu kita akan memilih yang gambarnya putih dengan menggunakan baju putih," jelas Kiai Ma`ruf.
Kiai Ma’ruf mengatakan, target 80 persen suara itu belum termasuk kerja partai politik pendukung.
Kiai Ma`ruf menghadiri acara hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-96 dan haul akbar KH Abdul Fatah Sigedong Kepil, di Alun-Alun Wonosobo.
Kiai Ma`ruf mengaku banyak hoaks `berseliweran` jelang Pilpres. Satu di antaranya hoaks mengenai dirinya dijadikan alat politik menjadi pendamping calon presiden 01 Joko Widodo (Jokowi).
Kiai Ma`ruf Amin mengatakan MUI sejak 2014 di Padang Panjang membuat fatwa jangan membuang suara atau golput saat pemilu.
Kiai Ma`ruf mengakui masih banyak yang belum dikunjungi seperti Komunitas NU di Karesidenan Kedu, Magelang, serta Banyumas.
"Kampanye jangan seram-seram kita ini kontestasi bahkan perang. Makanya isu isu yang seperti fitnah, seperti orang yang mau perang saya kira itu dihindari," ujar Kiai Ma`ruf.
"Kita akan terus genjot di 20 hari terakhir ini. Kita akan melakukan, mengoptimalkan kampanye. Baik kampanye indoor maupun outdoor," tandas Kiai Ma`ruf Amin.