"Ini sudah dirancang lama, diperkirakan yang hadir sekitar 25 ribu," ujar Kiai Ma`ruf.
Kiai Ma`ruf pun mengungkan bahwa keterlaluan jika warga NU di Banten tidak mendukung paslon 01, karena cawapresnya merupakan kader NU kelahiran Banten.
Ahmad Iman yang juga Caleg DPR RI Nomor Satu (1) Dapil Jakarta II (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri) yakin, elektabilitas Jokowi-Kiai Ma`ruf pasti meningkat pasca-debat cawapres. Sebab Kiai Ma`ruf telah menunjukan hal luar biasa.
Kiai Ma`ruf Amin ternyata hampir menjadi polisi. Bahkan tahun 1965 ia sudah dipanggil masuk Polisi, namun sang nenek melarang karena ingin KH Ma`ruf melanjutkan keluarga yang jadi ulama.
"Kita harus menyiapkan santri-santri yang punya wawasan luas. Makanya dalam debat saya sampaikan kita harus mengantisipasi 10 years chellenge, 10 tahun tantangan ke depan," kata Kiai Ma`ruf.
"Kita akan bikin kursus-kursus, saya nyebutnya 3A, tiga akses. Yaitu akses untuk pintar, akses untuk cakap, akses untuk bugar," ujar Kiai Ma`ruf.
Kiai Ma`ruf bertemu dengan kalangan Habaib dan Kiai NU. Kemudian silaturahmi ke Ponpes Syaikhona Kholil dan silaturahmi ke Ponpes Hidayatullah di Gunung Tambak, Balikpapan.
"TKN dan TKD, tentu kita dorong tapi juga sayap-sayap itu juga, di bawah banyak sayap. Ini relawan sayap ini juga diefektifkan," ujar Kiai Ma`ruf.
Kiai Ma`ruf mengajak masyarakat Bengkulu agar membangun solidaritas, keutuhan, keberagaman dalam membangun bangsa dan negara.
Kiai Ma`ruf Amin menyampaikan tiga prinsip sebagai pegangan santri Madura menghadapi tantangan 10 tahun kedepan.