Komentar itu muncul setelah AS dan Jerman pada Rabu mengatakan mereka akan mempersenjatai Ukraina dengan puluhan tank berat dalam perangnya melawan pasukan Rusia.
Militer Ukraina mengatakan telah menembak jatuh semua 24 drone yang dikirim semalam oleh Rusia, termasuk 15 di sekitar ibu kota, tanpa ada kerusakan yang dilaporkan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova mengatakan, langkah itu adalah konfirmasi keterlibatan Jerman dalam perang yang direncanakan sebelumnya melawan Rusia.
Dukungan militer Barat sangat penting bagi Kyiv dan berkembang pesat selama perang.
Keputusan AS mengirimkan tank M1 Abrams membantu memecahkan kebuntuan diplomatik dengan Jerman tentang cara terbaik membantu Kyiv dalam perangnya dengan Rusia.
Polandia pertama-tama akan meminta izin dari Berlin, karena Kyiv menekan sekutunya untuk persenjataan berat.
Dua orang tewas oleh rudal Ukraina yang tersesat yang menghantam desa Przewodow, Polandia di wilayah itu November lalu.
Menteri Luar Negeri Jerman mengatakan pada hari Minggu bahwa Berlin tidak akan menghalangi jika Polandia ingin melakukannya.
Jerman berada di bawah tekanan berat untuk memasok tank Leopard untuk Ukraina.
Pada Jumat (20/1), sekitar 50 negara setuju untuk memberi Kyiv perangkat keras militer senilai miliaran dolar, termasuk kendaraan lapis baja dan amunisi yang diperlukan untuk memukul mundur pasukan Rusia.