Pernyataan Trump muncul jelang pertemuan dengan pemimpin Korut Kim Jong Un minggu depan di Hanoi, Vietnam.
Dikatakan bahwa langkah pemerintah AS merupakan bagian dari negosiasi mempertahankan tekanana sanksi terhadap Korut.
Meskipun pejabat intelijen AS mengatakan bahwa Korut tak mungkin meninggalkan program nuklirnya, Trump menegaskan bahwa peluang dan inisiatif Korut masih besar.
Selain persiapan untuk pertemuan puncak, agenda pejabat AS Stephen Biegun dengan pejabat Korut Kim Hyok Chol juga akan membahas komitmen Korut pada KTT Singapura terkait denuklirisasi.
Kim juga mengatakan kepada Presiden China Xi Jinping bahwa ia berharap pihak-pihak terkait memaklumi kekhawatiran Korut, terkait sanksi AS, dan mendorong resolusi komprehensif di Semenanjung Korea.
Kedatangannya hanya beberapa setelah peringatan bahwa Korut akan menempuh jalan alternatif, bila Amerika Serikat tidak meringankan sanksi dan tekanan terhadap negara terisolasi tersebut.
Jo Song Gil, dikabarkan menghilang tanpa jejak pada Kamis (3/1) sore, kurang dari delapan jam sejak diberitakan telah mengajukan suaka di Barat.
Jo Song Gil dikabarkan telah mengajukan permohonan suaka ke Italia, menurut laporan media Korea Selatan pada Kamis (3/1).
Hal demikian bertujuan untuk mencapai target denuklirisasi Semenanjung Korea, menurut Kantor Pemerintah Korut pada Minggu (30/12).
Denda tersebut datang di tengah upaya perdamaian AS dan Korut, serta strategi Presiden AS Donald Trump membujuk pemimpin Korut Kim Jong Un, agar melucuti fasilitas nuklir Pyongyang.