Ganjar Pranowo memimpin dalam survei peta opini publik yang dikeluarkan Laboratorium Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Survei Praxis menemukan bahwa 62,6 persen milenials inginkan debat terbuka tentukan kualitas capres-cawapres di Pilpres 2024.
Endorsemen Jokowi terhadap Prabowo terbukti efektif mendongkrak elektabilitas Prabowo Subianto.
Prabowo mengungguli Ganjar dengan selisih elektabilitas mencapai 10,4 persen.
Pemilihan Presiden Indonesia yang akan berlangsung pada tahun 2024 diprediksi akan menjadi pertarungan yang sangat ketat.
Prabowo masih menduduki posisi dominan dan semakin menguat sebesar 52,8% dari pada Ganjar.
Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menyatakan mayoritas pendukung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 mayoritas memilih Ganjar Pranowo sebagai presiden selanjutnya.
Survei ini digelar pada 20-24 Juni 2023 dengan jumlah 1.220 responden sebanyak 1.220 orang yang diwawancarai melalui tatap muka.
Salah satu program televisi bernama Indonesia Lawyers Club menggelar survei terkait calon presiden pada Pilpres 2024 di media sosial Twitter.
Gaya kepemimpinan Jokowi memengaruhi penilaian masyarakat.